Tuesday, 17 November 2015

Cara mengganti collant radiator

Posted by   on




Selamat datang para blogger mania bertemu lagi pada postingan saya kali ini yang berjudul cara untuk mengganti cairan pendingin. Nah yang belum mengerti banyak tentang sistem pendingin pada mesin akan saya jelaskan sedikit. Pada umumnya sistem pendingin berfungsi untuk mendinginkan suhu atau temperatur mesin agar tercipta suhu yang normal yaitu tidak boleh melebihi suhu 90 derajat celcius.
                Jika kita mengganti cairan pendingin kita tidak boleh
sembarangan, karena jika mengisinya sembarangan misalnya diisi dengan air biasa maka hal itu bisa menyebabkan komponen komponen sistem pendingin menjadi berkarat. Dan jika komponen komponennya sudah berkarat maka kerusakan kerusakan mesin akan merembet ke sistem sistem yang lain. Mesin akan panas dan akhirnya komponen yang saling bergesekan akan panas dan mengalami keausan lebih dari spesifikasi atau ketentuan dari pabrik pembuat. Dan akhirnya harus turun mesin.
                Ok, langsung saja ke pokok pembahasan yaitu bagaimana cara  mengganti cairan pendingin sendiri dengan coolant. Sebelumnya persiapakn alat alat sebagai berikut, ember, tang ,air bersih, colant baru, air. Berikut langkah langkahnya:
1.       Pertama buanglah cairan pendingin lama dengan cara mengetap pada baut tap radiator pastikan mesin alam keadaan dingin. biasanya bautnya berwarna putih agak kekuningan, terletak di bagian lower tank radiator.
2.       Buka tutup radiator dan lubang angin. Lubang angin biasanya terletak di sekitar silinder head, bautnya berwarna putih seperti pada gambar yang dilingkari. Agar lebih mudah bukalah menggunakan tang.

3.       Setelah cairan pendingin lama telah habis maka bilas radiator dengan cara mengisikan air bersih dari lubang pengisian radiator dan membiarkan baur tap terbuka, lakukan pembilasan sampai terlihat air bilasan bersih.
4.       Tutup rapat baut tap pada lower tank radiator, kemudian isikan coolant baru ke lubang pengisian dengan posisi lubang angin terbuka.
5.       Isi terus sampai colant keluar pada lubang angin. Kemudian tutup lubang angin.
6.       Start mesin dengan posis idle dani AC mati. Dan amati volume coolant pada mulut pengisian jika berkurang maka isi, lakukan langkah ini secara terus menerus sampai coolant benar benar penuh.
7.       Setelah penuh tutup kembali lubang pengisian dengan tutup radiator baru. Dan amati bagian reservoir tank apakah kotor, selang tersumbat , dsb. kemudian isi reservoir tank dengan coolant sampai batas yang sudah di tentukan.
8.       Amati jarum temperatur pada dashboard pastikan bahwa mesin dalam keadaan normal.
Demikian cara mengganti coolant radiator sendiri, tentunya sangat mudah bukan? Nah jika kita memiliki kendaraan yang dirawat dengan baik maka potensi kerusakan akan diminimalisir. Dan kenyamanan dan keamanan pada saat berkendara juga akan terjamin. Sekian postingan saya kali ini tentang cara mengganti cairan pendingin pada mobil semoga bermanfaat salam sukses..

1 comment:
Write komentar

Hey, we've just launched a new custom color Blogger template. You'll like it - https://t.co/quGl87I2PZ
Join Our Newsletter