Saturday, 30 April 2016

Cara membuat intercoller dari radiator bekas

Posted by   on



Berjumpa lagi para blogger mania kali ini saya akan membahas mengenai bagaimana cara membuat intercooler dari radiator bekas.i Bagi temen temen yang belum mengerti apa itu intercooler akan saya jelaskan sedikit.  Intercoler merupakan sebuah komponen tambahan pada mesin diesel yang dilengkapi dengan turbo.

Apa itu intercooler?
                Fungsi utama dari intercooler  sendiri yaitu untuk mendinginkan udara yang akan masuk dalam ruang bakar. Mengapa udara perlu didinginkan sebelum memasuki ruang bakar? Jawabannya adalah sebagai berikut:
1.       Sesuai dengan karakter mesin disel yang memerlukan udara sebanyak mungkin untuk dikompresi dan bahan bakar yang efisien. Nah lalu apa hubungannya intercooler dengan banyaknya udara?. Begini analoginya jika udara bertemperaur  tinggi maka udara akan cenderung memuai sehingga kalau dikompresi akan menghasilkan panas yang kurang maksimal. Akan tetapi udara dingin cenderung padat dan jika dikompresi akan menghasilkan suhu yang optimal, sehingga mesin disel akan menghasilkan daya yang efektif dan ekonomis.
2.       Untuk mendinginkan udara yang melewati turbocharger. Disini peran intercooler sangat penting dikarenakan suhu udara setelah melewati turbocharger akan cenderung bertemperatur tinggi karena efek sentuhan turbin turbo yang panas akibat gas exhaust.
3.       Membuat irit bahan bakar, walaupun tidak signifikan.
Nah setelah temen temen tahu apa itu intercooler, sekarang saya akan membahas bagaimana cara membuat intercooler dengan memanfaatkan radiator bekas. Mengapa menggunakan radiator bekas yaitu karena konstruksinya hampir sama dengan konstruksi intercooler.  Dan daripada membuang radiator bekas mendingan dibuat intercoller.
Cara membuat intercooler?
Cara membuatnya adalah sebagai berikut :
1.       Persiapkan alat dan bahan yaitu : radiator bekas , tang , obeng , selang radiator, klem , bensin ,  dan lainlain.
2.       Kemudian  bersihkan core radiator atau kisi kisinya dengan cara mengisi dengan bensin kemudian disemprot menggunakan air gun (udara bertekanan). Hal ini bertujuan agar udara yang masuk kedalam ruang bakar bersih tidak tercampur dengan karat atau kotoran.
3.       Kemudian pasang intercooler buatan sendiri di depan condensor AC atau di depan radiator. Tepatnya belakang grill kemudian ikat dengan baut , klem atau kabeltiss. Kemudian pasang kedua selang radiator ke intercooler buatan sendiri.
4.       Kemudian sambungkan kedua selang tadi yang satu setelah turbo, dan yang kedua sebelum intake. Atau jika tidak ada turbo maka dipasang sesudah filter dan sebelum intake.
5.       Untuk pemasangan selangnya tergantung dari ruang mesinnya dan bisa dirancang sendiri.
Nah begitulah artikel yang berjudul cara membuat intercooler menggunakan radiator bekas. Semoga bermanfaat, salam sukses

1 comment:
Write komentar

Hey, we've just launched a new custom color Blogger template. You'll like it - https://t.co/quGl87I2PZ
Join Our Newsletter