Sunday, 8 January 2017

Overhoul mesin motor

Posted by   on



Kali ini saya akan menceritakan tentang pengalaman saya pada saat motor mengalami kerusakan parah di bagian mesin. Pada saat itu motor mulai menampakkan gejala abnormal yaitu mesin terdengar sedikit kasar dan ada suara tik tik tik. Karena pada saat itu suara tidak terlalu saya perdulikan, maka motor saya tetap saya gunakan sehari hari. Hari hari berikutnya suara mesin agak lebih kasar dari sebelumnya, kemudian saya cek olinya dan ternyata masih ada. Pada saat pagi pagi motor saya gunakan untuk beraktivitas, saya geber motor dengan kecepatan sekitar 80km/h dan beberapa menit kemudian mesin berbunyi krakk. Mesin langsung mati dan agak susah untuk di hidupkan kembali. Setelah saya coba berkali kali akhirnya mesin bisa hidup walaupun mesinnya sangat kasar, tapi tetap saya gunakan untuk berjalan menuju ke tempat tujuan dengan hati hati.
                Setelah beberapa hari motor masuk ke bengkel,
ketika di bengkel dicek olinya sudah berkurang  lumayan banyak. Setelah itu saya menceritakan kejadian yang tadi kepada montirnya, dan montirnya pun mendiagnosa bahwa kemungkinan harus ganti piston. Setelah itu motor saya ganti oli terlebih dahulu karena belum ada waktu untuk turun mesin. setelah ganti oli mesin suara kasarnya agak berkurang. Setelah digunakan sehari motornya ngebul putih dan bau oli terbakar, nampaknya piston udah mbaret mungkin.
                pada saat punya waktu senggang  motor saya bawa ke bengkel untuk  dibongkar mesinnya. Lalu setelah dibongkar  terdapat beberapa kerusakan diantaranya:
1.       Piston mbaret dan terdapat banyak kerak, kemungkinan kerak timbul karena timbunan karbon dari pembakaran ditambah oli yang terbakar di ruang bakar.

2.       Gigi timing pada bagian tengahnya patah.

3.       Terdapat geram geram besi di karter. Kemungkinan dari serpihan piston yang bergesekan dengan silinder bore.
Setelah melihat kondisi mesin seperti itu maka perbaikan yang dilakukan diantaranya:
1.       Harus mengganti piston, ring piston dan liner karena sudah tidak bisa untuk di oversize.
2.       Ganti gigi timing yang patah.
3.       Skur klep dan menyetel kembali.
4.       Membelah mesin dan mencucinya dengan menggunakan minyak tanah, dan tak lupa olipun harus ganti karena telah bercampur dengan gram gram alumunium.
Kurang lebih satu minggu motor saya berada di bengkel akhirnya jadi juga. Demikianlah cerita tentang pengalaman saya pada saat motor harus turun mesin, semoga bermanfaat.

1 comment:
Write komentar

Hey, we've just launched a new custom color Blogger template. You'll like it - https://t.co/quGl87I2PZ
Join Our Newsletter