Thursday, 27 April 2017

Kenali gejala kerusakan pada kopling mobil

Posted by   on




kopling mobil juga memiliki tanda tanda kerusakan, baik kerusakan ringan bahkan berat. Pentingnya kita mengenali kerusakan kopling yaitu untuk keselamatan dan kenyamanan saat berkendara. Jika kita telah mengetahui kerusakan apa yang terjadi pada mobil kita, tentunya kita akan mengantisipasinya. Misalnya kopling mobil mengindikasikan selip maka kita sebaiknya menghindari jalan yang menanjak. Jika kopling mengindikasikan habis maka kita dapat mengantisipasinya dengan cara segera melakukan penggantian kampas kopling atau menghindari perjalanan jauh.
Berikut beberapa gejala kerusakan pada kopling mobil anda:


Bunyi

Bunyi yang terdengar dari sistem kopling yang bermasalah memang bermacam macam. Akan tetapi bukan semua bunyi yang terdengar dari kopling merupakan masalah yang serius, ada juga yang hanya masalah sepele. Akan tetapi semua bunyi abnormal dari sistem kopling merupakan tanda bahwa ada sistem yang bermasalah. Di sini saya akan membahas mengenai bunyi abnormal yang terjadi di sistem kopling.

Kopling yang  terdapat bunyi abnormal  memang tidak akan nyaman ketika kita mengendarai mobil. Berikut penyebab dan cara mengatasi bunyi abnormal di sistem kopling

1.       Bunyi ngik
Bunyi ngik yang terjadi ketika pedal kopling diinjak dapat disebabkan dari pedal kopling atau release fork. Ketika kita mendengar suara ngik!!. Coba perhatikan suaranya berasal dari pedal atau di area transmisi. Ketika bunyi berasal dari pedal maka dapat dihilangkan dengan memberi pelumas di bagian yang saling bergesekan. Akan tetapi bagaimana jika bunyi berasal dari area transmisi?. Mudah saja, caranya sama hanya dengan memberi pelumas. Hanya saja caranya berbeda . caranya adalah dengan memberi oli dengan menggunakan oil can, kemudian buka penutup release fork yang berupa karet dengan cara ditarik, lalu lumasi penumpunya dengan oilcan. Setelah itu tutup kembali dan cek apakah kopling masih berbunyi atau sudah terselesaikan.

2.       Bunyi ketika dikopling
Gejala bunyi abnormal ini terjadi ketika pedal kopling diinjak dan hilang saat pedal dilepas. Pada gejala ini kemungkinan release bearing sudah mengalami keausan. Solusinya bawa ke bengkel kepercayaan anda untuk dilakukan pemeriksaan dan penggantian part.


Kopling selip

Kopling selip ditandai dengan akselerasi yang kurang dan terdengar mesin yang meraung raung. gejala kopling selip juga bisa kita rasakan pada saat di tanjakan tidak kuat, padahal mesin berada di rpm tinggi. Bau gosong juga akan tercium ketika kopling mengalami selip.
Cara mencegah agar kopling tidak selip adalah mengganti kampas kopling dengan yang asli, jangan membeli kampas kopling kw yang harganya lebih murah. Perhatikan juga cara berkendara anda, jangan sering main setengah kopling ketika berhenti di tanjakan,  sebaiknya mainkan rem tangan dan rem kaki.

Kampas kopling habis

Kampas koping habis tandanya hampir sama dengan kopling selip yaitu akselerasi yang kurang dan kendaraan yang tidak kuat ditanjakan. Akan tetapi ada tanda tanda lain yang mengindikasikan bahwa kopling anda memerlukan penggantian. Diantaranya 

-          Pedal kopling terasa tinggi, untuk gejala ini mungkin bisa atasi dengan cara menyetel freeplay pada pedal kopling. Dan perhatikan bahwa ulir penyetelnya masih tersisa lumayan banyak, jika ulir yang tersisa sudah mepet kemungkinan kopling anda memang benar benar habis.

-          Pedal kopling terasa berat 

-          Mesin mobil tidak mati ketika kopling dilepas secara tiba tiba


Nah demikian beberapa gejala yang mungkil timbul pada kopling mobil. jika kopling terdapat masalah, Baik masalah sepele bahkan masalah serius, maka sebaiknya segera periksa dan lakukan penggantian part di bengkel terpercaya. Demikian pembahasan kali ini jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar. Salam sukses.

1 comment:
Write komentar
  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Hey, we've just launched a new custom color Blogger template. You'll like it - https://t.co/quGl87I2PZ
Join Our Newsletter