Tuesday, 9 May 2017

Cara mengatasi mesin mobil pincang

Posted by   on




Selamat datang kembali para blogger mania bertemu kembali pada postingan saya kali ini yang berjudul cara mengatasi mesin pincang. Nah bagi teman teman yang sedang mengalami gejala mesin mobil pincang, di sini saya akan membahas tentang penyebab, dan cara mengatasinya dengan mudah.


Bagi mesin 4 silinder atau lebh tentunya membutuhkan kerjasama antar piston untuk menghasilkan siklus kerja mesin yang seimbang. Nah bagaimana jika salah satu dari piston tidak bekerja dengan baik? Tentunya akan membuat masalah pada mesin tersebut yaitu gejala mesin pincang.

Mesin pincang disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya masalah pengapian, masalah pada sistem injeksi bahan bakar, atau masalah lain. Pada intinya untuk membuat satu kali siklus kerja mesin membutuhkan tiga komponen yaitu: bahan bakar, sumber api, udara yang terkompresi. Jika salah satu dari tiga komponen tersebut mengalami masalah, maka dapat dipastikan mesin menjadi pincang bahkan mati total.

Bagaimana cara mengecek dan memperbaiki mesin mobil yang pincang? Oke langsung saja ke pokok pembahasan:

periksa secara visual

1.     cek secara visual komponen pengapian dan pastikan tidak terdapat kabel busi yang lecet atau putus. Bila perlu buka masing masing busi dan lihat apakah terdapat perbedaan antar busi. Jika terdapat perbedaan warna busi pada salah satu silinder, misalnya silinder 2  warna insulator businya paling beda dengan ketiga busi yang lain maka kita bisa mencurigai bahwa silinder 2 lah yang mengalami masalah. 

g    lakukan engine balance test

2.     hidupkan mesin dan cabut satu satu kabel busi secara bergantian. Dan perhatikan suara mesinnya.misalnya pada saat kita mencabut kabel busi no 1 dan mesin terasa bergetar maka bisa dipastikan bahwa silinder 1 tersebut tidak mengalami masalah. Akan tetapi jika misalnya pada saat kita mencabut kabel busi no 1 dan mesin tidak bergetar alias datar datar saja seperti biasanya, bisa kita simpulkan bahwa sumber masalah dari silinder 1. Teknik ini disebut engine balance test.
Untuk mesin mobil yang modern kebanyakan menggunakan 1 koil untuk satu busi. Nah cara pengetesannya dengan cara melepas socketnya saja, tidak disarankan untuk mengangkat atau mencabut koil. Alasannya untuk keamanan koil itu sendiri agar tidak mengalami kerusakan yang disebabkan tegangan tinggi yang menyebar kemana mana saat koil dicabut atau diangkat.

langkah ketiga


3.       Jika langkah kedua kita telah menemukan  salah satu dari keempat silinder mengalami masalah. Misalnya pada langkah ke dua tadi kita mendapati silinder 3 Maka langkah selanjutnya mencari penyebab nya entah pengapian, bahan bakar atau masalah lain.
Caranya lepas koil atau busi kemudian tukar dengan silinder lain yang normal contohnya kita tukar dengan silinder satu. Kemudian hidupkan mesin dan lakukan engine balance test seperti langkah ke 2. Kemudian amati mesin apakah masalah berpindah dari silinder 3 ke silinder  1. Jika masalah tidak berpindah artinya semua busi dan koil dalam keadaan baik baik saja. Akan tetapi jika masalah berpindah bisa jadi koil atau busi tersebut mengalami permasalahan, dan solusinya ganti busi atau koil. Dan start engine dan mesin akan berputar halus.

periksa injektor

4.       Langkah   selanjutnya yaitu jika masalah tidak berpindah ketika kita melakukan engine balance test pada langkah ke 3. Bisa kita tindak lanjuti dengan memeriksa injektor cara menukar dengan injektor yang lain jika masalah berpindah maka bisa dipastikan injektor mengalami masalah entah hole tersumbat atau  sudah putus.  Untuk itu ganti injektor dengan yang baru, dan start engine maka mesin akan berputar normal

p   periksa arus socket injektor

5.       Jika masalah tidak berpindah maka kita lakukan pengetesan arus pada socket injektor dan socket koil pada saat mesin menyala, dan pastika bahwa terdapat arus . jika tidak terdapat arus periksa kabel kabelnya. Jika semua kabel dalam keadaan baik akan tetapi arus tidak sampai juga ke socket injektor bisa jadi terjadi masalah serius pada  ECU. Dan sebaiknya perbaikan ini dilakukan di bengkel terpercaya.

c   cek tekanan kompresi

6.       Jika semua langkah di atas telah dilakukan akan tetapi dari semua pengecekan di atas tidak menemukan masalah maka selanjutnya yaitu mengecek tekanan kompresi. Tekanan kompresi dapat menurun dikarenakan komponen ring piston yang lama kelamaan mengalami ke ausan. Sebaiknya langkah ini dilakukan di bengkel terpercaya.


Nah demikian pembahasan mengenai penyebab dan  langkah langkah cara mengatasi mesin mobil  bensin yang pincang. Semoga dapat membantu. Salam sukses..

7 comments:
Write komentar
  1. Bro kalau ada bunyi Duk Duk Duk tapi halus dan terus di bawah kolong .Penyebab nya apa ?

    ReplyDelete
  2. Mobilnya apa dulu bro? Trus bunyinya pas jalan atau kondisi mesin idle mobil berhenti?. Ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  4. Luar biasa min, sy punya mobil kuda super exceed bensin gejalanya sama bergetar, saat saya pegang kabel busi malah nyetrum, itu gmn min apa sy ganti kabelnya dan getaranya bs hilang, terima ksh ats bantuanya

    ReplyDelete
  5. dicek terlebih dahulu pada bagian kabel businya apakah tahanannya masih sesuai spek, jika ok bisa jadi karena kabel busi bocor.
    cek juga businya . semoga membantu

    ReplyDelete
  6. salam kenal om eko.. tulisan blog ini sama persis dengan kondisi mobil kijang super sy yg msh karburator.. sprti langkah ke 2 ada masalah di busi no1.. dan langkah ke 3 sy udh lakukan dengan menukar2 kabel busi tp msalahna ga berpindah mash di busi no.1. mohon sulusinya mksh. klo bs minta no wa nya

    ReplyDelete
  7. Mobil sy kijang lgx 2000 cc posisi gas idle mesin agak pincang.kalau gas posisi rpm 3000 mesin tenang tapi salah satu busi ada yg hitam baru gas buang terlalu pedis.kira2 apa penyebabnya

    ReplyDelete

Hey, we've just launched a new custom color Blogger template. You'll like it - https://t.co/quGl87I2PZ
Join Our Newsletter