Sunday, 23 July 2017

Penyebab minyak rem mobil berkurang dan cara mengatasinya

Posted by   on


Selamat datang para blogger mania bertemu kembali pada postingan saya kali ini yang berjudul  penyebab minyak rem berkurang.  Rem merupakan komponen pada kendaraan yang sangat penting, dan harus dicek secara berkala. misalnya pada saat kita hendak mengecek sendiri komponen komponen di bawah kap mesin dan melihat volume resevoir minyak rem terdapat kejanggalan. Mengapa kok minyak remnya berkurang?


Semua kendaraan yang menggunakan minyak rem sebagai transfer tenaga pengereman tentunya pada bagian resevoirnya terdapat tanda min dan max. Hampir semua mobil jika dipakai terus menerus minyak rem ini akan berkurang sedikit  demi sedikit, walaupun tidak terdapat kebocoran sekalipun. Mengapa demikian? Yaitu karena kampas rem yang lama kelamaan terus menipis dan membuat pistton atau whell silinder semakin keluar, dan memaksa  fluida rem untuk turun mengisi  ruang di pistonnya.


Bagaimana jika minyak rem berkurang dengan tidak wajar?. Minyak rem berkurang secara tidak wajar dapat di sebabkan oleh beberapa hal  diantaranya:


1.       Whell silinder

Pada rem belakang mobil yang menggunakan rem teromol, komponen ini berfungsi untuk mendorong shoekit atau kampas rem  dengan tekanan fluida. Seiring waktu pemakaian dan usia pemakaian maka seal yang terdapat di dalam whell silinder ini lama kelamaan akan mengalami kerusakan dan akhirnya terjadi kebocoran. Cara pengecekannya sangan mudah yaitu dengan cara membuka teromol, kemudian singkaplah penutup karet pada whell silinder dan jika terdapat cairan mengalir maka dapat dipastikan bahwa whell silinder bocor. Pengecekan ini sebaiknya dilakukan ketika terdapat gejala gejala abnormal terkait dengan volume minyak rem yang turun drastis. Jika kita terlambat mengetahui bisa bisa sepatu rem telah berlumuran minyak rem yang menyebabkan rem kurang pakem dan sebagainya.

2.       LSPV bocor

Load sensing proportioning valve adalah katup yang berfungsi untuk membagi daya pengereman antara rem depan dan rem belakang. Katup ini biasanya terdapat di atas gardan (diferential). Jika mobil sering digunakan di jalan yang kurang rata atau bergelombang maka komponen ini wajib dilakukan pengecekan kebocoran.

3.       Master rem

Master rem juga bisa mengalami masalah diantaranya yaitu kebocoran. Cara pemeriksaannya cukup mudah yaitu dengan cara melepas dua mur yang menempel pada boster rem, kemudian tarik masternya dan amati pada bagian dalam boster apakah terdapat cairan minyak rem, jika terdapat bekas bekas minyak rem maka bisa jadi master rem mengalami kebocoran. Untuk mengatasi hal ini maka bisa melakukan penggantian master rem assy atau merepairnya dengan membeli repair kit master rem yang banyak di jual di toko  onderdil mobil.

4.       Release silinder kopling

Sebagian mobil menggunakan satu resevoir untuk rem dan kopling, nah jika komponen release silinder kopling mengalami kebocoran maka yang terjadi minyak rem yang terdapat pada resevoir akan berkurang karena bocor ke release silinder kopling. Untuk mengatasi hal ini sebaikknya lakukan penggantian release kopling.

5.       Nipel dan selang selang

Nipel dan selang juga bisa menjadi penyebab volume minyak rem berkurang, misalnya nipel yang sudah selek, atau selang yang retak retak dan mengalami kebocoran. Selang karet biasanya terdapat di kaliper rem depan. Dan persambuangan di rem belakang. Jika terjadi kebocoran maka ganti dengan yang baru.


Pada intinya melakukan servis rutin di bengkel terpercaya sangat di anjurkan untuk menjaga performa sistem pengereman pada kendaraan anda.

Nah demikian beberapa penyebab minyak rem mobil atau motor anda berkurang. Semoga informasi ini bermanfaat dan jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tuliskan di kolom komentar. Salam sukses


No comments:
Write komentar

Hey, we've just launched a new custom color Blogger template. You'll like it - https://t.co/quGl87I2PZ
Join Our Newsletter